Blog ini berisi konten mengenai review artike untuk jurnal yang sedang diteliti oleh penulis konten yang ada pada blog ini dapat juga dikunjungi pada jalangman.wordpress.com.
Friday, November 19, 2010
Kelebihan Teman
kadang kita berpikir atau termenung tanpa adanya ikatan darah mereka mau sedia menolong dan membantu kita. tanpa disadari pula kita tergerak membantu mereka itulah insting teman yang terkadang melebihi keluarga itu sendiri. Teman sedia menolong dan mendukung apapun keinginan kita walau terkadang itu ngawur, berbagi di saat susah ketika bersama dalam keadaan susah. Teman ingatlah aku ketika nanti kita bersama berpisah canda tawamu seakan selalu memompa turbin semangat kedalam mesin kehidupanku. Aku sadar teman kadang membuat suasana jadi suram. itu bukanlah salah mereka, itu merupakan hal yang harus kita pikirkan sendiri jika mengalami hal tersebut mau jadi membantu mereka atau malah ikut rusak jadi mereka. Perbedaan menjadi hal biasa buat teman. Persamaan terkadang malah membuat perselisihan. Musuh pun bisa jadi teman. teman bagai taman tanpa tampilan. teman yang kadang kita lupakan malah sekiranya mau atau sudih menolong diri ini yang sering menghina mereka, teman yang berpenampilan kadang menjerumuskan ke dalam penampang panggung kehancuran. kita itu bagai pasangan DNa atau RNA kadang aku Timin kamu auksin, kadang aku guanin kamu citokinin. maaf yach jika ilmu biologinya kurang, kau itu seperti mekanika dalam grafitasi ketika aku sadar aku terikat kedalam tarikan bumi, kau malah bilang ingat hukum newton aksi=reaksi jangan pernah menyesali hidup karena tuhan sudah merencanakan buat kita bertemu dengan teman-teman yang akan setia ataupun tidak setia membantu kita. Yang penting teman senang bila aku membantumu..
Saturday, November 13, 2010
Bencana untuk Belajar
Kapankah kita belajar dari bencana, pernahkah kita berpikir bahwa bencana jangan hanya dilihat dari satu sudut pandang tetapi harus dari seluruh pandangan kita, betul kata bang ebiet kita harus telanjang kadang kala kata telanjang itu terdengar buruk buat kita karena mengandung makana porno tetapi buat sekarang kita harus menelanjangai kesombongan diri kita, pernahkah terbesit dalam pikiran ini bahwa tak semua korban bencana merasa nyaman seperti berada di rumah sendiri, kapankah kita berpikir untuk berbagi, Tuhan... Tuhan aku mau marah terhadap diri ini sendiri yang hanya mau mementingkan kepentingan perut berukuran 28 ini, tak memikirkan perut-perut kosong yang keroncongan,,, berbunyi bak drum musikalisasi iringan kesedihan sepanjang zaman. ajari aku Tuhan untuk mencintai sesama tanpa memikirkan untuk apa nantinya buat diriku sendiri, aku ingin lepas dari kemelut kemalasan dan kebabalasan terhadap kebobrokan diri ini, aku tak mau menghina siapa-siapa karena itu artinya tak mengahargai hadiahmu untukku di saat kesepian
Subscribe to:
Posts (Atom)